WARTAGLOBAL.ID || NTT, TTS - Penderitaan warga di Kecamatan Kokbaun seolah tak berujung. Akses jalan kabupaten yang membentang mulai dari Desa Niti, Sapnala, Koloto, hingga Desa Lotas kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Jalan yang hanya bermaterialkan Sertu (Sirtu) ini dilaporkan luput dari perhatian pemerintah, hingga menyebabkan sebuah mobil nyaris terbalik akibat medan yang licin dan berlumpur.
Kondisi jalan yang tidak pernah tersentuh pengaspalan ini berubah menjadi jebakan berbahaya bagi pengendara, terutama saat hujan mengguyur wilayah tersebut.
Jalur yang menghubungkan desa-desa mulai dari Niti sampai Lotas ini merupakan urat nadi bagi warga. Namun, fakta di lapangan menunjukkan jalan ini seperti dianaktirikan. Material sirtu yang ada sudah bercampur dengan tanah, menciptakan lapisan lumpur yang sangat tebal.
"Ini bukan jalan lagi namanya, tapi kubangan. Mulai dari Niti sampai Lotas, semuanya parah. Sangat licin dan sepertinya memang luput dari perhatian pemerintah kabupaten," keluh salah satu warga.
Kekesalan warga memuncak menyusul insiden sebuah mobil yang hampir terguling karena kehilangan kendali di jalur berlumpur tersebut. Warga setempat memberikan peringatan keras bagi siapa saja yang ingin melintas.
"Saya sudah bilang, jalur Kokbaun ini jangan coba-coba. Ini berat! Biar motor saja yang pelan-pelan lewat jalur ini," tegas seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Masyarakat di empat desa tersebut kini mendesak adanya langkah konkret dari dinas terkait. Mereka meminta agar jalan ini segera masuk dalam prioritas pembangunan. Pengerasan jalan dengan aspal dianggap sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat risiko kecelakaan yang terus menghantui setiap harinya.
Hingga saat ini, para pengendara roda empat dihimbau untuk tidak melintas tanpa pengamanan ekstra, sementara pengendara motor diminta untuk sangat berhati-hati saat melewati jalur "neraka" di Kokbaun ini. (Roy S)
KALI DIBACA



.jpg)
No comments:
Post a Comment